Kiper Timnas Mesir Tolak Penghargaan Man of the Match

Kiper timnas Mesir, Mohamed El-Shenawy, kabarnya telah menolak penghargaan Man of the Match yang diberikan padanya

7LiveSports

Mohamed El-Shenawy, penjaga gawang timnas Mesir, yang berhasil menunjukkan performa gemilang saat menghadapi Uruguay pada laga perdana Grup A Piala Dunia 2018. Dirinya juga diganjar penghargaan Man of the Match pada laga tersebut.

Setelah pertandingan berkahir, kiper 28 tahun itu diberikan sebuah trofi yang disponsori oleh minuman beralkohol, Budweiser. Akan tetapi, dia menolak pemberian tersebut karena meyakini alkohol sebagai barang yang haram.

Seperti yang diketahui, El-shenawy salah satu pemain Mesir yang beragama Islam dan memegang teguh ajaran agama. Adapun, alkohol memang menjadi minuman yang dilarang dalam ajaran islam.

Penolakan pemain yang merumput untuk klub raksasa Mesir, Al Ahly, itu terlihat di lorong ganti pemain. Ia menolak dengan sopan pemberian penghargaan tersebut dari panitia setelah melihat label Budweiser.

Aksinya tersebut tentu menuai pro dan kontra dibanyak kalangan. Akan tetapi,di kalangan islam, hal tersebut tentu menuai pujian karena El Shenawy tetap berpegang teguh pada ajaran agama di balik kemeriahan Piala Dunia 2018.

Adapun, Negera yang sempat mengalami gejolak politik beberapa tahun lalu itu memang dihuni 100 juta penduduk muslim.

Sementara itu, El-Shenawy memang sukses membuat Luis Suarez dan Edinson Cavani tak berdaya di depan gawang. Salah satu penyelamatan hebatnya adalah saat menahan tendangan volley striker Paris Saint-Germain itu. Meski pada akhirnya harus kebobolan lewat sundulan Jose Gimenez, dirinya tetap terpilih sebagai pemain terbaik di laga tersebut.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here