Marcus Rashford Menjadi Sasaran Pelecehan Rasis

Marcus Rashford menjadi sasaran pelecehan rasis setelah Manchester United menelan kekalahan melawan Crystal Palace.

7LiveSports – Striker Manchester United, Marcus Rashford menjadi sasaran pelecehan rasis di media sosial saat-saat setelah kekalahan Setan Merah atas Crystal Palace dengan skor 2-1.

Dua minggu terakhir telah melihat pemain depan Chelsea, Tammy Abraham, gelandang United, Paul Pogba dan pemain Reading, Yakou Meite dilecehkan secara rasial di Twitter setelah gagal mencetak gol dari titik penalti.

Dengan United tertinggal 1-0 pada dengan setengah jam tersisa, Rashford maju untuk melakukan tendangan penalti, namun ia gagal mengeksekusi penalti tersebut.

Pesan rasis diposting segera setelahnya di Twitter yang ditujukan untuk Rashford.

Pogba menjadi sasaran setelah gagal mengeksekusi penalti saat United bermain imbang 1-1 saat melawan Wolves.

Berbicara setelah kekalahan dari Palace, manajer Manchester United, Ole Gunnar Solskjaer mengkritik mereka yang bertanggung jawab atas penyalahgunaan online.

“Kami sudah membicarakan ini sebelum akhir pekan. Kami harus menghentikannya,” kata Solskjaer.

“Saya kehilangan kata-kata. Kami terus memiliki semua kampanye ini – tidak untuk rasisme, dan mereka terus bersembunyi di balik identitas palsu.

“Gila kalau kita membicarakan ini pada 2019.” tutup Solskjaer.