Pep Guardiola mengatakan bahwa Manchester City masih bisa kalah karena padatnya jadwal pertandingan mereka di berbagai kompetisi

7livesports – Pep Guardiola pantas mendapat pujian atas apa yang ia lakukan di awal musim ini. Manchester City belum menelan kekalahan di Priemer League dan Liga Champions tapi membuat lawan seperti baru belajar bermain bola saat bertemu mereka.

Kemungkinan The Citizens bakal menyamakan rekor invincible team yang hingga sekarang masih dipegang oleh Rival abadi mereka yakni Arsneal. Pasukan The Gunners yang dilatih Arsene Wenger tersebut tak terkalahkan pada musim 2003-2004 untuk itu memastikan gelar juara Priemer League. The Gunners sukses mencatat 26 kemenangan dan 12 imbang dari 38 pertandingan yang ia jalani.

“Tidak mungkin untuk menyelesaikan musim dengan tidak terkalahkan, mustahil akan hal itu. Akan ada saat dimana performa kami akan menurun. Pada saat itu sebagai manajer saya diuji dan ingin tahu bagaimana reaksi dari para pemain dan tim,” ucap mantan pelatih Bayern Munchen.

Priemer League mempunyai statistik yang baik daripada Arsenal saat mencatat sejarah tak terkalahkan dalam satu musim, baik dari sisi rata-rata poin, memasukkan dan kemasukan. “Situasinya sekarang sangat berbeda karena tim terlibat dalam banyak pertandingan dan bermain di kompetisi yang berbeda yang penuh tuntutan. Untuk bisa menang dengan rekor seperti ini terdengar menggelikan,” sambungnya.

Jadwal pertandingan membuat ujian bagi Manchester City setelah berhasil mengalahkan Burnley dengan tiga gol tanpa balas pada Sabtu lalu. City sudah harus bermain melawan Wolver hampton Wanderers di Etihad Stadium.

“Kami akan kalah, tentu saja. Tapi, berpuas diri, bersikap santai, bukan yang kami inginkan. Itu tidak akan terjadi dengan saya,” lanjutnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here