Kick It Out : Rasis Untuk Tammy Sangat Menjijikan Dan Dapat Diprediksi
Want create site? Find Free WordPress Themes and plugins.

Pelecehan rasis online terhadap Tammy Abraham setelah Piala Super melawan Liverpool disebut menjijikkan dan semakin bisa diprediksi

7LiveSports – Pemain berusia 21 tahun itu melewatkan tendangan penalti kelima Chelsea dalam kekalahan adu penalti 5-4 mereka dan laporan kemudian muncul menunjukkan bahwa penyerang telah ditargetkan di media sosial.

“Tadi malam kami menerima laporan pelecehan rasis yang diarahkan pada Tammy Abraham di media sosial setelah pertandingan Piala Super UEFA Chelsea,” demikian bunyi pernyataan dari Kick It Out.

“Kekerasan seperti itu sekarang semakin bisa diprediksi, tetapi tidak kalah menjijikkan.

“Kami mengirimkan dukungan kami kepada Tammy dan mengulangi seruan kami untuk Twitter dan perusahaan media sosial lainnya untuk menekan tingkat penyalahgunaan ini.

“Ini adalah seruan untuk bertindak sebab kami ingin tahu apa yang akan mereka lakukan untuk mengatasi masalah berbahaya ini.”

Mantan striker Liga Premier Kevin Campbell juga tweet setelah pertandingan: “Dapatkah seseorang tolong katakan padaku mengapa Tammy Abraham dilecehkan secara rasial karena kehilangan penalti? Sepak bola adalah alasan bagi beberapa orang.”

Ada empat kasus pelecehan rasis yang dilaporkan pada akhir pekan pembukaan musim EFL.

Kick It Out mengutuk kasus ini, dan telah meminta Asosiasi Sepak Bola dan klub untuk mengambil tindakan terhadap insiden “memalukan” itu.

Queens Park Rangers U18 juga berjalan di luar lapangan saat pertandingan persahabatan baru-baru ini di Spanyol setelah menderita dugaan pelecehan rasis dari pemain oposisi.

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.